Mengusung budaya continuous learning , yaitu budaya sharing dan belajar, itulah resep Semen Indonesia menyukseskan implementasi Knowledge Management (KM). Perusahaan BUMN yang merupakan hasil konsolidasi antara Semen Gresik, Padang dan Tonasa ini sejak tahun 1995 sudah menggerakkan kegiatan KM dengan tujuan mengelola pengetahuan yang merupakan aset ber-value tinggi di perusahaan. Demikian diungkapkan Wedo Wiroaji, General Manager Human Capital Department PT Semen Gresik dalam presentasi finalis MAKE Award beberapa waktu yang lalu di Jakarta. Wedo mengungkapkan kegiatan knowledge management yang dilakukan oleh mereka, sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 1990. Menurutnya kegiatan KM tidak harus berangkat dari sesuatu yang formal, namun berangkat dari kegiatan informal, salah satunya communities of interest . Kegiatan ini akan menuju sharing knowledge , hingga menjadi sebuah keputusan. “Contohnya kami memiliki berbagai komunitas berdasarkan ho...